
DENPASAR, Kilasbali.com – Pendopo, merek usaha Kawan Lama Group di bawah naungan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, menghadirkan beragam produk lokal Indonesia, sekaligus memperkenalkan wajah baru Pendopo Living World Denpasar melalui konsep “Omah Modern Minimalis”.
Mengingat, kekayaan wastra, kriya, dan produk kreatif Indonesia terus berkembang mengikuti perubahan gaya hidup masyarakat. Selain merepresentasikan identitas dan warisan budaya, beragam karya lokal kini terasa semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari melalui perpaduan antara nilai tradisi, kreativitas, dan sentuhan modern.
Pembaharuan ini juga menandai perpindahan gerai Pendopo dari lantai LG ke lantai GF di Living World Denpasar. Dengan penataan ruang dan konsep, Pendopo ingin menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman, sekaligus memberikan ruang bagi pengunjung untuk mengeksplorasi beragam produk lokal dalam suasana yang terasa akrab.
Head of Pendopo Ni Luh Putu Laura Sarassita menyampaikan, bagi Pendopo, wastra, kriya, dan berbagai produk lokal yang digunakan dalam keseharian memiliki cerita, keterampilan, dan nilai budaya yang patut diapresiasi. “Melalui konsep “Omah Modern Minimalis”, kami ingin menghadirkan suasana yang lebih hangat dan modern agar masyarakat dapat semakin dekat dengan karya-karya Indonesia. Kami percaya bahwa kekayaan tradisi dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari gaya hidup masa kini tanpa kehilangan identitasnya,” katanya, Jumat (16/10/2026).
Kehadiran konsep baru ini menjadi bagian dari komitmen Pendopo untuk menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman dan relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini. Terinspirasi dari makna “omah” atau rumah yang identik dengan kehangatan dan kedekatan, konsep ini memadukan desain modern minimalis dengan elemen bernuansa lokal.
“Melalui pemilihan material, tekstur, dan sentuhan arsitektur yang sederhana, Pendopo menghadirkan ruang yang mengajak pengunjung untuk semakin dekat dengan kekayaan karya Nusantara,” ujar Ni Luh Putu Laura Sarassita.
Selama 15 tahun, Pendopo terus memperluas apresiasi masyarakat terhadap karya lokal melalui kolaborasi dengan para pelaku UMKM dari berbagai daerah. Hingga saat ini, Pendopo telah bekerja sama dengan lebih dari 300 UMKM dan menghadirkan lebih dari 12.000 produk pilihan yang mencerminkan kekayaan budaya serta kreativitas Nusantara.
Dengan kemitraan tersebut, Pendopo berupaya memperluas visibilitas produk lokal sekaligus memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.Sejalan dengan perkembangan gaya hidup masyarakat, Pendopo juga ingin memperkenalkan wastra dan kriya Nusantara sebagai bagian dari keseharian, mulai dari pilihan busana, aksesori, hingga dekorasi rumah.
Melalui kurasi produk yang beragam, Pendopo memperlihatkan bagaimana keterampilan tradisional dan kreativitas modern dapat saling melengkapi, sehingga karya lokal tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga relevan dengan kebutuhan dan preferensi konsumen masa kini.
Sebagai kota yang memiliki kedekatan kuat dengan seni, budaya, dan kreativitas, Denpasar menjadi lokasi yang relevan bagi Pendopo untuk semakin mendekatkan masyarakat dengan kekayaan karya Nusantara. Didukung kolaborasi bersama manajemen Living World Denpasar, pembaharuan gerai ini diharapkan dapat melengkapi pengalaman berbelanja pengunjung sekaligus memperluas ruang apresiasi bagi produk-produk lokal Indonesia.
Dilandasi semangat “Salam Ragam Satu Negeri”, Pendopo berkomitmen untuk terus tumbuh bersama para mitra UMKM dan menghadirkan karya lokal sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat modern, sekaligus menjaga agar kekayaan tradisi, kreativitas, dan keterampilan Indonesia terus dikenal serta diapresiasi lintas generasi. (Kb/djo)

















