
GIANYAR, Kilasbali.com – Harapan musim hujan turun untuk membassi pertiwi setelah kemarau panjang, justru angin kencang yang menghantarkan hujan. Akibat amukan angin kencang menerjang wilayah Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Gianyar, Sabtu (31/1), bencana pun tak terhindarkan.
Sebuah bangunan garasi milik warga roboh hingga menimpa dua sepeda motor dan satu unit mobil.
Dari informasi yang diterima , Minggu (1/11), meski tidak mengakibatkan korban jiwa dalam kejadian tersebut, selain menumbangkan sejumlah pohon, garasi milik I Dewa Gede Putra Sedana, hancur disambar angin.
Syukurnya, saat itu korban dan keluarganya sedang berada di luar rumah untuk melaksanakan persembahyangan di pura.
Putra Sedana mengaku baru mengetahui kejadian itu setelah menerima telepon dari istrinya yang berada di rumah. Ia diminta segera pulang karena bangunan garasi telah roboh dan menimpa kendaraan yang terparkir di dalamnya.
“Saya sebenarnya tidak berada di rumah karena sedang sembahyang. Kemudian istri menelepon dan memberi tahu bahwa garasi sudah roboh. Saya diminta segera pulang karena motor tidak bisa digunakan,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, dua sepeda motor dan satu mobil miliknya tertimpa reruntuhan bangunan. Namun, pemilik rumah belum dapat memastikan total kerugian materiil karena kondisi bangunan dan kendaraan masih perlu diperiksa lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang yang dapat merusak bangunan dan membahayakan keselamatan.
Masyarakat diimbau memeriksa kondisi atap, struktur bangunan, serta pohon di sekitar rumah guna mengantisipasi risiko kerusakan saat cuaca buruk. (Ina/kb)

















