
GIANYAR, Kilasbali.com – Gerai makanan cepat saji ACK di Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kecamatan Gianyar, terbakar pada Kamis (8/10) sekitar pukul 08.36 WITA.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, namun bangunan beserta isinya ludes terbakar.
Kebakaran terjadi saat sejumlah pekerja tengah bersiap membuka gerai. Api tiba-tiba muncul dan dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh bangunan.
Pekerja yang panik kemudian meminta bantuan warga dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Petugas Damkar yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman.
Kepala Desa Lebih, I Wayan Agus Muliana, mengatakan dirinya mendapat informasi dari warga mengenai kebakaran tersebut. Setelah menerima laporan, ia langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.
“Diinformasikan oleh warga yang menelepon saya bahwa ada bangunan ACK yang terbakar, jadi saya menghubungi Damkar untuk segera melakukan penindakan pemadaman api,” ujar Agus.
Menurut Agus, bangunan yang terbakar merupakan milik warga setempat yang dikontrak pihak ACK untuk menjalankan usaha.
Terkait penyebab kebakaran, Agus mengatakan belum dapat dipastikan. Dugaan sementara, api kemungkinan berasal dari gangguan listrik atau peralatan memasak, termasuk kompor maupun kebocoran gas.
“Kalau korban luka tidak ada, astungkara. Hanya saja mungkin korban materiil berupa fisik bangunan yang ludes terbakar,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta. Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas kepolisian dari Polsek Gianyar. (Ina/kb)

















