
DENPASAR, Kilasbali.com – Prestasi membanggakan datang dari siswa-siswi SMK Pariwisata Dalung (SMK Prada). Enam atlet muda berbakat ini berhasil menyumbangkan medali emas dan perak untuk Kontingen Badung dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Bali 2026.
Tak hanya bangga, mereka juga mendapat kejutan manis dari Yayasan Pendidikan Pariwisata Bali Dwipa yang menaungi sekolah mereka. Apresiasi istimewa berupa pembebasan biaya pendidikan (SPP) diberikan langsung di lingkungan sekolah SMK Prada, Dalung, Kuta Utara, pada Rabu (1/7/2026).
Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Pariwisata Bali Dwipa, I Putu Gede Panca Wasidipa, S.E., menjelaskan bahwa kebijakan ini adalah wujud dukungan sekolah terhadap prestasi non-akademik siswa. Menurutnya, setiap tetes keringat dan kerja keras para atlet serta pelatih selama masa persiapan layak diapresiasi.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para siswa, guru pembina, dan pelatih yang telah mengharumkan nama sekolah dan daerah di panggung olahraga,” ujar Putu Panca dengan penuh haru.
Ia berharap apresiasi ini menjadi penyemangat bagi para atlet untuk terus berlatih lebih giat. “Semoga ke depan mereka bisa mewakili Bali hingga ke tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya.
Putu Panca juga menegaskan bahwa meskipun nilai materi dari insentif ini mungkin tidak besar, langkah ini adalah simbol komitmen yayasan dalam mengawal regenerasi atlet sejak dini.
“Yang paling penting adalah kehadiran dan dukungan kita semua saat para atlet sedang berproses dan ditempa dalam pembinaan. Konsistensi dukungan sejak awal adalah kunci utama mencetak juara,” imbuhnya dengan penuh keyakinan.
Kebijakan responsif dari yayasan ini langsung menyentuh hati para pelatih dan atlet. Ni Made Ayu Wulandari, pelatih voli pasir dan indoor SMK Prada, mengaku haru dan bersyukur. Ia menyebut insentif bebas SPP ini akan menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi anak-anak asuhnya.
Kebahagiaan serupa juga dirasakan oleh duet peraih medali emas cabang voli pasir putri, Ni Komang Agustin Tri Handayani dan Ni Putu Risma Dewi. Bagi mereka, apresiasi ini bukan sekadar penghargaan, melainkan juga bantuan nyata yang meringankan beban orang tua di rumah.
“Ini sangat berarti banget buat kami dan keluarga. Bisa meringankan beban finansial orang tua. Pastinya ini juga makin memacu kami untuk membawa nama SMK Prada terbang lebih tinggi lagi di kompetisi berikutnya,” ucap mereka kompak dengan mata berbinar.
Hal senada disampaikan I Made Baskara Adhi dan Kadek Darsika, penggawa tim voli indoor Badung. Mereka tak bisa menyembunyikan kegembiraannya saat mendengar kabar bebas SPP hingga 10 bulan.
“Senang sekali, ini hadiah terindah buat orang tua dan keluarga kami,” kata Baskara dengan senyum lebar.
SMK Prada sukses mengirimkan enam atlet terbaiknya untuk memperkuat Kabupaten Badung. Berikut daftar peraih medali dan cabang olahraga yang dibina:
Peraih Medali Emas tersebut, Ni Putu Risma Dewi – Voli Pasir Putri, Ni Komang Agustin Tri Handayani – Voli Pasir Putri, I Made Baskara Adhi – Voli Indoor Putra, I Kadek Bobi Darsika – Voli Indoor Putra, dan I Kadek Agus Suadhiartha – Voli Indoor Putra. Sedangkan peraih medali perak yakni I Putu Albani – Voli Pasir Putra
Keberhasilan gemilang ini tak lepas dari peran penting pelatih dan guru pembina, yakni Ni Made Ayu Wulandari dan I Made Agus Adi Jonathan.
Sebagai bentuk penghargaan yang adil, sekolah memberikan reward bervariasi: Peraih medali emas mendapatkan bebas biaya SPP selama 10 bulan, sedangkan peraih medali perak mendapatkan bebas biaya SPP selama 8 bulan.
Sementara itu, untuk tim pelatih, yayasan memberikan bonus uang tunai jutaan rupiah sebagai bentuk terima kasih atas dedikasi mereka.
Prosesi penyerahan hadiah ini berlangsung khidmat dan disaksikan langsung oleh pihak yayasan, Wakil Kepala SMK Prada bidang Kurikulum Ibu Maria Viviani Harmin, serta jajaran manajemen sekolah. (Jus/kb)

















