Bedungan Sebual Jebol, Warga Was-was

JEMBRANA, Kilasbali.com – Pasca hujan lebat beberapa hari lalu, tanggul di sisi barat Bendungan Sebual, di Banjar Sebual, Desa Dangintukadaya, Kecamatan Jembrana jebol.
Akibat jebolnya tanggul bendungini, kini bendungan yang airnya dimanfaatkan untuk irigasi ini, kondisi mengkhawatirkan lantaran sisi bendung tersebut kini hanya tinggal berdingding beton saja.
Terlebih disisi barat bendung tersebut merupakan kawasan permukiman warga. Bahkan lokasi rumah warga sangat berdekatan dengan bendung yang kini tanggulnya dikhawatirkan akan terus tergerus air dan membahayakan. Apalagi di saat musim penghujan, tak jarang debit air mengalami peningkatan lantaran banjir dari hulu.
Penjaga Bendung Sebual, Putu Suarjana Kamis (3/12/2020) menuturkan tanggul bendungan di sisi barat tersebut sudah jebol/amblas sejak sepekan lalu, yakni setelah hujan deras yang mengguyur pada Sabtu (28/11/2020) lalu.
Dirinya mengaku heran tanggul bendungan di sisi barat yang posisinya berdekatan dengan rumah warga tersebut tiba-tiba jebol. Bahkan tanahnya juga langsung amblas.
Menurutnya warga sekitar yang merasa khawatir dengan kondisi dingding bendung yang sewaktu-waktu bisa kembali tergerus dan amblas, berusaha menanggulanginya dengan mengurug lobang pada tanggul jebol tersebut menggunakan tanah urug.
Namun menurutnya diperlukan penanganan permanen agar kerusakan tidak semakin parah dan tidak membahayakan .
“Tumben saya lihat seperti ini. Tiba-tiba seperti lubang atau sumur sehingga diurug oleh warga penyanding bendung,” jelasnya.
Kejadian jebolnya senderan bendung tersebut sudah dilaporkannya ke Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruan Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Jembrana.
Terhadap laporannya tersebut, ia mengaku sudah ditindaklanjuti. Kepala Seksi Pengairan Dinas PUPRPKP menurutnya juga sudah turun langsung melakukan pengecekan kerusakan yang terjadi di areal bendungan. (gus/kb)

















