Pengembangan Destinasi Bali Utara dan Bali Timur, Solusi Inklusivitas Pariwisata Bali

DENPASAR, Kilasbali.com – Sebagai salah satu destinasi favorit dunia, Bali perlu terus berbenah agar tetap menjadi destinasi yang diminati dan dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Sejalan dengan konsep pariwisata inklusif, pengembangan destinasi di seluruh wilayah Provinsi Bali merupakan implementasi prinsip pemerataan dan kebersamaan yang berkeadilan. Dimensi inklusivitas pariwisata Bali berarti memberikan akses, kesempatan, dan manfaat ekonomi yang adil kepada seluruh masyarakat lokal serta wisatawan dari beragam kalangan tanpa terkecuali.
Dari aspek pelaku usaha, Tjendana Resort Management (TRM) Hospitality mengambil peran untuk mengakselerasi pengembangan destinasi wisata di luar Bali Selatan dengan mempromosikan unit resort-nya yang berada di Nusa Lembongan, Candidasa, dan Lovina.
“Perusahaan ini menyediakan transportasi gratis untuk para tamu yang menginap,” ujar Ketut Swabawa, profesional dan tokoh pariwisata di Bali, Sabtu (19/9/2026).
Menurutnya, langkah tersebut bertujuan untuk meyakinkan para tamu agar tidak kesulitan memikirkan akses dan transportasi menuju destinasi lainnya di Bali selain Kuta dan Nusa Dua.
Selain itu, upaya tersebut sekaligus untuk mengenalkan destinasi yang masih asri dan belum terkontaminasi oleh kemajuan berbagai hal yang dapat mendegradasi alam, budaya, dan kearifan lokal.
Terkait hal ini, salah satu unit usaha TRM di Bali Utara, yakni Tjendana Lovina Beach Club & Resort, baru saja dianugerahi penghargaan “Bali Leading Family Beach Resort” pada ajang **“The 11th Bali Tourism Award 2026”.
Penghargaan tersebut diberikan mengingat keberadaan resort yang persis berada di depan laut Lovina yang tenang, sehingga menjadi tempat favorit bagi keluarga yang berlibur.
Resort ini sekaligus menjadi satu-satunya resort di Lovina yang menyediakan fasilitas watersport, seperti banana boat, frenzy boat, dan jet ski, termasuk aktivitas snorkeling, dolphin watching tour, dan fishing.
Bahkan, area Sunset Corner Beach Club di resort ini merupakan tempat favorit untuk menikmati dan menyaksikan matahari terbenam dengan sudut pandang 180 derajat yang menyuguhkan pemandangan laut eksotik dan mengesankan.
“Resort ini juga menawarkan venue ala Canggu atau Seminyak dengan ambiance picnic tent, lesehan ala angkringan, dan bean bag yang sangat cocok untuk couple, keluarga, dan komunitas, dengan sajian berbagai kuliner canape, local and international dishes,” ujarnya.
Ia menuturkan, setiap hari pihaknya juga menyediakan **free shuttle Tuban–Lovina–Tuban** secara gratis sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Hal yang sama, katanya, juga disediakan bagi para tamu yang menginap di unit lainnya, seperti Tjendana Lembongan, Tjendana Nirwana Candidasa, dan Tjendana Kanaka Jungle Resort Ubud.
“Secara inklusif, promosi seperti ini dapat berkontribusi untuk pemerataan sebaran wisatawan di seluruh destinasi wisata dan tidak over-concentrate di satu atau destinasi tertentu saja yang akhirnya dianggap sebagai over-tourism,” jelas Ketut Swabawa.(Kb/djo)

















