Bupati Adi Arnawa Paparkan Strategi-Capaian Target Pembangunan ke Gubernur Bali

MANGUPURA, Kilasbali.com – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, memaparkan strategi dan pencapaian target pembangunan daerah pada Rapat Koordinasi Provinsi Bali yang dipimpin Gubernur Bali Wayan Koster di ruang pertemuan Kertha Sabha, Denpasar, pada Senin (8/6).
Selain Adi Arnawa, rakor tersebut juga dihadiri oleh para bupati/wali kota se-Bali serta pimpinan perangkat daerah terkait.
Dalam paparannya, Adi Arnawa menyampaikan capaian pembangunan Badung di 2025. Mulai pertumbuhan ekonomi badung dari tahun 2020 hingga 2025 yang terus meningkat dan di tahun 2025 mencapai 6,5 persen.
Untuk kemiskinan menyentuh angka 1,9 persen, pengangguran 1,57 persen dan penanggulangan stunting sebesar 2,5 persen.
Sementara tingkat inflasi mencapai 2,64 persen. Penyumbang inflasi dari angkutan udara dan beberapa komoditas bahan kebutuhan pokok.
Terjadi pula deflasi dari canang sari, ikan tongkol, tomat dan sayur mayur, karena daya beli masyarakat menurun dampak geopolitik.
“Untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi, Pemkab. Badung telah mengambil langkah dengan memberikan stimulus ekonomi melalui bantuan sosial keagamaan sebesar Rp 2 juta per KK,” terangnya.
Ia menambahkan, untuk mewujudkan visi pariwisata badung yang berkualitas, pembangunan infrastruktur menjadi fokus utama.
Untuk mendukung program prioritas ini, Pemkab Badung telah melakukan skema pinjaman mencapai sebesar Rp 2,9 triliun.
Dana ini dimanfaatkan untuk pembangunan jalan lingkar barat guna mengatasi kemacetan di jalur GWK menuju Uluwatu.
Pembangunan di tahun ini telah mulai memasuki pembangunan konstruksi dan terus bergerak dalam urusan pembebasan lahan dan seluruhnya ditargetkan tuntas pada 2027.
Dibangun pula jalan Uluwatu menuju Melasti serta pembangunan ruas jalan dari Berawa menuju Teuku Umar Barat.
Fokus lainnya yaitu jalan dari Gatsu Barat menuju Canggu, Mengwitani dan Werdi Bhuwana. “Untuk Jalan Berawa tahun ini sudah mulai konstruksi dan target tuntas akhir 2026,” terangnya.
Paparan terakhir, Bupati menyampaikan penanganan masalah banjir dan sampah. Penanganan banjir di beberapa titik seperti Basangkasa, jalan Kunti termasuk Umahanyar dan Darmasaba sudah dilakukan penambahan pompa serta normalisasi.
Penanganan sampah di Kabupaten Badung berfokus pada Gerakan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) dari tingkat rumah tangga dan usaha.
Kebijakan ini dapat meningkatkan pemilahan sampah sekaligus menurunkan volume buangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan, melalui visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, pembangunan di wilayah Provinsi Bali telah berjalan dengan baik. Hal ini berkat sinergi, koordinasi dan komitmen bersama dengan Kabupaten/Kota se-Bali.
Ia berharap, pencapaian pembangunan di segala sektor terus ditingkatkan sehingga bali menjadi maju.
“Tingkatkan kekompakan ke depan, menjalankan pembangunan bersama. Komitmen kita memenuhi kebutuhan daerah dan kebutuhan masyarakat,” terangnya. (c/kb)

















