HRCON 2026: Adaptasi Teknologi – Integrasikan AI

MANGUPURA, Kilasbali.com – Di tengah percepatan transformasi digital dan perubahan lanskap industri pariwisata, Human Resources Association (HRA) Bali kembali menghadirkan HRCON 2026 sebagai ruang strategis untuk merumuskan masa depan human capital di sektor hospitality Asia Tenggara.
Konvensi tahunan yang telah berlangsung sejak 2017 ini akan digelar pada 15 Agustus 2026 di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa, dengan menghadirkan para pemimpin dan praktisi SDM dari berbagai negara di kawasan.
Ketua HRA Bali, Vira Risnayani, menjelaskan bahwa HRCON 2026 tidak sekadar menjadi ajang pertemuan, tetapi juga berperan sebagai katalis perubahan di tengah disrupsi teknologi yang kian masif.
Mengusung tema “Humanizing the Digital Future & Embracing the Entrepreneurial Mindset”, forum ini akan mengupas bagaimana teknologi—termasuk kecerdasan buatan (AI)—dapat diintegrasikan tanpa menghilangkan sisi humanis dalam pengelolaan sumber daya manusia.
“Industri hospitality tidak hanya dituntut beradaptasi dengan teknologi, tetapi juga memastikan bahwa manusia tetap menjadi pusat dari setiap transformasi,” ujar Vira usai pertemuan di kawasan Kuta, Bali, Minggu (26/4).
Berbagai sesi dalam HRCON 2026 dirancang untuk menjawab tantangan nyata di lapangan, mulai dari kepemimpinan masa depan, reskilling tenaga kerja, hingga isu wellbeing yang semakin krusial dalam menjaga produktivitas dan keberlanjutan industri.
Lebih dari sekadar forum diskusi, HRCON 2026 diharapkan menjadi wadah kolaborasi lintas negara yang mampu melahirkan solusi aplikatif bagi industri yang terus berkembang.
Bagi peserta, forum ini menjadi peluang untuk mengakses wawasan strategis sekaligus memperluas jejaring dengan para pengambil keputusan di sektor hospitality. Sementara bagi pembicara dan sponsor, HRCON menjadi panggung untuk membangun pengaruh, memperkuat positioning, serta menjalin kemitraan jangka panjang.
Dengan potensi dampak yang luas, HRCON 2026 diposisikan sebagai gerakan kolektif untuk mendorong evolusi SDM di industri hospitality—bukan hanya di Bali atau Indonesia, tetapi juga di tingkat regional.
HRA Bali pun mengajak para profesional, pemimpin industri, serta mitra strategis untuk terlibat aktif dalam inisiatif ini dan bersama-sama membentuk masa depan dunia kerja yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan. (jus/kb)

















