
MANGUPURA, Kilasbali.com – Ibu rumah tangga memiliki nilai peran lebih dalam memperkokoh ketahanan keluarga saat masa pandemi Covid-19 ini. Hal tersebut dikatakan Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster saat dialog interaktif, Kreativitas Ibu-ibu di Masa Covid-19 di salah satu radio swasta, di Kuta, Badung, Selasa (25/8/2020).
Menurutnya, peran itu mulai dari menyiapkan keperluan keluarga, mengatur keuangan rumah tangga kala pemasukan justru mulai menipis. “Belum lagi bila sang suami terkena PHK, kemudian mesti sabar mengasuh dan mengawasi putra-putri mereka saat mengikuti proses belajar mengajar online (daring) dengan guru pengajar di sekolah,” ujarnya.
Putri Koster juga berbagi ide bahwa di tengah pandemi ini agar tidak merasa bosan dan menimbulkan rasa stres, Kader TP PKK diminta untuk terus menggenjot aktifkan pemanfaatan halaman rumah untuk diisi dengan tanaman-tanaman bermanfaat.
Seperti, sebut dia, sayur mayur, bumbu dapur mulai cabai, tomat dan jahe. Dengan melihat halaman yang asri, teratur, indah, nyaman dan bermanfaat dipastikan akan mampu membangkitkan semangat dan imunitas tubuh.
“Program Hatinya PKK mendapat gelontoran dana dari TP PKK Provinsi yang disalurkan kepada PKK kabupaten, kecamatan dan desa dengan diharapkan membikin percontohan halaman asri, teratur, indah, nyaman dan bermanfaat. Sehingga nantinya dapat diikuti oleh masing-masing rumah tangga, di mana pada saat yang tidak terduga seperti masa pandemi Covid-19 ini akan sangat membantu dan meringankan beban dalam urusan kebutuhan pangan pokok sehari-hari,” tandasnya.
Selain Hatinya PKK, lanjut dia Tim Penggerak PKK Provinsi Bali juga terus mensosialisasikan sekaligus mengedukasi program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Yakni mengerjakan sesuatu yang kreatif guna menghasilkan pendapatan tambahan bagi keluarga.
“Misalnya membuka usaha kuliner rumahan yang dipromosikan melalui media sosial. Contoh lainnya bisa membikin masker yang dijual untuk masyarakat. Kegiatan ini nantinya diketok tularkan kepada warga di sekitar sehingga mulai memperluas lapangan kerja secara mandiri,” pungkasnya. (rls/kb)

















