Mahasiswa Primakara ‘Winning Streak’!
Sabet Dua Gelar Juara 1 di Ajang Inovasi Nasional dan Regional

DENPASAR, Kilasbali.com – Prestasi gemilang dan winning streak kembali ditorehkan oleh mahasiswa Primakara University. Pada pengumuman pemenang tanggal 3 Mei 2026, talenta-talenta muda dari kampus IT terkemuka di Bali ini sukses mengawinkan dua gelar Juara 1 dalam dua kompetisi bergengsi sekaligus: Hackathon Nitro Nasional 2026 dan DBC Pitching Competition INSTIKI.
Kemenangan ganda ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas mahasiswa Primakara University, baik di bidang teknis (Informatika) maupun manajerial (Bisnis Digital), tak bisa dipandang sebelah mata dan mampu bersaing mengungguli sederet kampus papan atas.
Di tingkat nasional, kolaborasi mahasiswa program studi Informatika dan Bisnis Digital angkatan 2025 yang tergabung dalam “Tim Kentang Goreng” sukses menggetarkan panggung Hackathon Nitro Nasional 2026 di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Tim yang dinakhodai oleh Made Bayu Ardana Putra, bersama Gusti Gede Agung Rama Putra Udiana dan Ciko Aditya Pratama ini meraih Juara 1, mengungguli finalis tangguh dari Institut Teknologi Bandung (ITB) di posisi kedua dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di posisi ketiga.
Senjata utama mereka adalah inovasi platform belajar interaktif berbasis suara yang mengintegrasikan Artificial Intelligence (AI). Sistem ini memungkinkan pengguna berinteraksi layaknya mengobrol dengan mentor secara natural. Hebatnya, seluruh arsitektur cerdas ini dibangun dari nol hanya dalam waktu 22 jam selama fase Live Coding.
Di saat yang bersamaan, kesuksesan serupa juga diraih di ajang DBC Pitching Competition yang diselenggarakan di INSTIKI. Tiga mahasiswa prodi Bisnis Digital angkatan 2025 yang tergabung dalam “Tim Kicau Mania”—dipimpin oleh Ciko Aditya Pratama bersama Ni Luh Putu Ariesta dan Ni Luh Putu Ayu Minarti—berhasil membawa pulang gelar Juara 1. Mereka sukses mengungguli tim tuan rumah INSTIKI (Juara 2) dan Universitas Udayana (Juara 3).
Tim ini memukau juri dan investor potensial lewat ide startup “Mabuang Apps”, sebuah marketplace khusus sampah dengan pendekatan green token untuk mendorong ekonomi sirkular digital di Bali. Menariknya, presentasi tajam dan meyakinkan ini dipersiapkan secara intensif hanya dalam waktu satu hari sebelum kompetisi.
Ada sosok menarik di balik kemenangan ganda ini, yakni Ciko Aditya Pratama yang terlibat aktif dan menjuarai kedua kompetisi tersebut secara bersamaan. Pencapaian luar biasa para mahasiswa ini tentunya tidak lepas dari komitmen Primakara University sebagai Ecosystem Builder.
Sebagai satu-satunya PTS di Bali dengan semua prodi Infokom berakreditasi Unggul, Primakara memberikan fasilitas komprehensif. Mulai dari penyediaan akses ruangan Sekretariat Bersama (Sekber) 24 jam penuh untuk fase live coding, penanggungan biaya pendaftaran, hingga dukungan sesi konsultasi teknis dan bisnis. Hal ini membuktikan bahwa ide sehebat apa pun membutuhkan lingkungan yang tepat untuk dieksekusi.
Para jawara ini bertekad untuk terus mengikuti kompetisi demi menambah jam terbang. Mewakili rekan-rekannya, Bayu, Rama, dan Ciko membagikan pesan inspiratif bagi seluruh mahasiswa agar berani melangkah.
“Jangan pernah takut untuk menunjukkan keahlian kalian, dan jangan takut untuk mencoba. Mungkin ada mental block, tapi kamu bisa lawan itu semua kalau berani mencoba. Jadi, setidaknya ada chance untuk achieve apa yang awalnya kamu kira tidak mungkin,” pungkas Ciko. (M/kb)

















