Transaksi Non Tunai Dukung Prokes

DENPASAR, Kilasbali.com – Transaksi non tunai saat ini semakin masif. Selain
mempermudah pembayaran, juga mendukung penerapan protokol kesehatan (prokes) di masa pandemi Covid-19 ini.
Hal tersebut terungkap saat peluncuran QRIS di RSUD Wangaya Denpasar, Kamis (2/12/2021) yang dilakukan Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara.
Menurut Walikota Jaya Negara meskipun kasus penularan Covid-19 di Kota Denpasar sudah mulai melandai, namun pihaknya menyambut positif bantuan CSR dari BPD Bali lewat inovasi pemasangan transaksi digital QRIS di masa pandemi Covid-19 ini, karena dapat mengurangi masyarakat bertatap muka.
“Implementasi pembayaran digital seperti QRIS di rumah sakit menjadi sangat urgent untuk dilakukan saat ini, mengingat di masa pandemi dengan adanya QRIS dapat mengurangi tatap muka dan bersentuhan langsung,” jelasnya.
Dirut BPD Bali, I Nyoman Sudharma menyampaikan, jalinan kerjasama Bank BPD Bali dengan RSUD Wangaya bertujuan untuk memberikan dukungan dan kemudahan bagi masyarakat dalam hal transaksi perbankan.
“Pemasangan barcode QRIS di beberapa titik di RSUD Wangaya dapat mempermudah masyarakat di dalam melaksanakan administrasi dan transaksi sehingga diharapkan tidak terjadi antrean dan sentuhan langsung,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Wangaya, AA Made Widiasa mengatakan penerapan protokol kesehatan dalam tatanan kehidupan era baru menjadi suatu keharusan.
Ia menambahkan rumah sakit merupakan tempat terdepan dalam penanganan Covid-19 yang sangat rentan terhadap penyebaran virus, sehingga implementasi kesehatan yang dibarengi dengan transaksi pembayaran oleh pasien melalui aplikasi berbasis digital yaitu QRIS akan mempercepat terjadinya pemulihan kesehatan yang pada akhirnya akan berdampak pada pemulihan ekonomi.
“Aplikasi ini memudahkan pasien dalam melakukan transaksi pembayaran dan juga mengurangi risiko bagi pasien untuk membawa uang tunai saat akan melakukan pembayaran,” pungkasnya.(sgt/kb)

















