Jalan Gianyar Mantap 80,66 Persen, 2026 Ditarget 83 Persen

GIANYAR, Kilasbali.com – Tingkat kemantapan jalan kabupaten di Gianyar mencapai 80,66 persen. Pemkab Gianyar menargetkan angka tersebut meningkat menjadi sekitar 83 persen pada akhir 2026, setelah pelaksanaan 36 paket pekerjaan jalan tahun ini.
Berdasarkan hasil survei kondisi jalan 2025, total panjang jalan kabupaten di Gianyar mencapai 560,950 kilometer yang tersebar di 349 ruas. Dari jumlah tersebut, 80,66 persen dalam kondisi mantap. Sedangkan 78,99 kilometer atau 14,08 persen masuk kategori rusak ringan dan 29,47 kilometer atau 5,25 persen rusak berat.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gde Ngurah Agung Tirta, mengatakan kondisi jalan harus terus dipelihara agar tingkat kemantapan tidak kembali menurun.
Pasalnya, jalan yang saat ini dalam kondisi baik dapat mengalami penurunan seiring bertambahnya usia serta dipengaruhi kondisi cuaca dan faktor lainnya.
“Untuk menjaga jalan tetap mantap, setiap lima tahun harus ada pemeliharaan berkala. Setelah 10 tahun perlu ditingkatkan lagi. Karena jalan yang tadinya baik bisa menjadi sedang, bahkan rusak berat,” ujar Agung Tirta saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (8/10).
Dia mengatakan, 36 paket pekerjaan jalan yang dilaksanakan tahun ini diharapkan mampu mendongkrak tingkat kemantapan jalan sekitar tiga persen. Dengan demikian, tingkat kemantapan jalan kabupaten Gianyar ditargetkan mencapai sekitar 83 persen pada akhir 2026.
“Target 2026 mudah-mudahan naik menjadi 83 persen. Setelah kita laksanakan pekerjaan, ada 36 paket tahun ini. Astungkara di akhir tahun 2026 naik 3 persen,” katanya.
Selain pekerjaan berkala, Dinas PUPR Gianyar melakukan pemeliharaan rutin untuk mencegah kerusakan semakin parah. Penanganan antara lain dilakukan terhadap jalan berlubang, termasuk berdasarkan laporan masyarakat.
“Kalau lubang kecil, ada aduan masyarakat di beberapa titik, itu bisa kita tangani. Ada bahan aspal untuk penambalan sementara,” jelasnya.
Untuk mendukung pemeliharaan rutin, setiap kecamatan mendapat anggaran sekitar Rp4 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk menangani ruas jalan yang membutuhkan perbaikan berdasarkan kondisi di lapangan.
Di Kecamatan Sukawati, misalnya, pemeliharaan dilakukan pada sejumlah ruas, di antaranya Batuan Traffic Light ke arah barat, ruas Kemenuh-Tegenungan, serta ruas Batubulan-SMKI hingga Kantor Desa Batubulan.
“Sifatnya pemeliharaan. Di kecamatan lain juga ada. Jadi semua kecamatan mendapat pemeliharaan rutin sebesar Rp4 miliar,” ujarnya.
Agung Tirta menambahkan, total panjang jalan yang menjadi target penanganan melalui program pemeliharaan rutin tersebut diperkirakan lebih dari 43 kilometer. Penanganan disesuaikan dengan kondisi masing-masing ruas.
“Jadi kondisi jalan berbeda-beda. Yang per kecamatan itu, target perbaikannya diperkirakan sepanjang 43 kilometer lebih,” pungkasnya. (Ina/kb)

















