Sebulan Lampu Kelap Kelip Nyala, Efektif Usir Kelelawar di Gedung DPRD Gianyar

GIANYAR, Kilasbali.com – Upaya mengusir ribuan kelelawar yang bersarang di Gedung DPRD Gianyar mulai menunjukkan hasil. Setelah sekitar sebulan menggunakan metode lampu kelap-kelip, populasi kelelawar yang kembali ke gedung disebut mulai berkurang.
Analis Kebijakan Ahli Muda Sekretariat DPRD Gianyar, Ni Made Wiyasih, mengatakan lampu kelap-kelip dipasang di sejumlah titik yang menjadi lokasi persembunyian ataupun sarang kelelawar dan dinyalakan secara konsisten.
“Kalau kami lihat, penggunaan lampu kelap-kelip ini cukup efektif. Kelelawar mulai terganggu dan diharapkan secara bertahap meninggalkan tempat persembunyiannya,” ujar Jero Wiyasih, Selasa (29/9), seizin Sekretaris DPRD Gianyar I Wayan Kujus Pawitra.
Menurutnya, penanganan dilakukan tanpa memusnahkan kelelawar. Metode tersebut diarahkan agar hewan secara alami meninggalkan gedung dan mencari lokasi baru.
Penanganan ini sebelumnya dilakukan pawang kelelawar Aan Sirojudi atau Abah Aan bersama dua rekannya. Tim dari luar Bali itu mulai bekerja sejak Sabtu (29/8) malam dengan memantau pergerakan kelelawar, termasuk saat keluar dan kembali ke sarang.
Tim kemudian memetakan sejumlah titik persembunyian untuk menentukan zona pemasangan lampu. Selain lampu kelap-kelip, pawang juga menyiapkan metode suara katak yang akan diperdengarkan di sekitar lokasi sarang.
Abah Aan sebelumnya menyebut metode penanganan dilakukan secara bertahap dan tanpa melukai kelelawar.
Lampu akan digunakan secara rutin selama sekitar dua hingga tiga bulan, kemudian intensitasnya dikurangi apabila populasi kelelawar telah menurun dan tidak lagi kembali ke gedung.
“Kita lakukan secara baik-baik,” kata Abah Aan. (Ina/kb)

















