
DENPASAR, Kilasbali.com – Dewan Pengurus Nasional Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (DPN Inkindo) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Prime Plaza, Sanur, Denpasar, Bali, Senin (18/8). Rakernas ini diikuti Ketua dan Sekretaris DPP Inkindo se-Indonesia.
Ketua Umum DPN Inkindo, Erie Heriyadi mengatakan, Rakernas ini merupakan forum komunikasi antara DPN dengan DPP, membahas hasil pelaksanaan, program kerja, hingga pembahasan lainnya untuk memperlancar kegiatan organisasi.
“Inkindo sebagai induk organisasi memiliki kewajiban untuk melakukan pelayanan, pengembangan, dan perlindungan anggota,” katanya.
Lanjutnya, Inkindo juga harus tanggap terhadap perubahan kondisi eksternal. Seperti politik, ekonomi, sosial, teknologi, lingkungan, dan regulasi.
“Untuk itu, untuk menjalin dalam hal regulasi, antara lain menjadi mitra strategis dalam pembangunan,” ujarnya.
Dikatakan, Inkindo juga harus bisa memberikan masukan-masukan penting dalam penyusunan regulasi pemerintah untuk mendukung kelancaran pembangunan dan menciptakan iklim perusahaan jasa konsultan serta tim yang kondusif.
“Saya harap tidak hanya mampu melihat ke dalam, namun juga bisa melihat keluar yang bisa menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan,” harapnya.
Sementara itu, Direktur Sarana dan Prasarana Dirjen Pengembangan Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan RI, Feri Arlius berharap pembangunan fisik gedung hingga taman bercirikan kebudayaan/tradisi lokal.
Pihaknya menegaskan, Kementerian Kebudayaan siap berkolaborasi dengan Inkindo untuk pembangunan yang menunjukkan kearifan lokal.
“Jadi identitas budaya kita yang tergambar dalam fisik bangunan, seperti gedung maupun taman, dan lainnya,” katanya. (jus/kb)

















