Polres Tabanan Siagakan Dokter-2 Ambulans Antisipasi Pengantre BBM Kelelahan

TABANAN, Kilasbali.com – Kepolisian Resor (Polres) Tabanan menyiagakan tim medis kedokteran dan ambulans untuk mengimbangi kepadatan antrean di sejumlah SPBU di seputaran Kota Tabanan dan sekitarnya.
Tim dokter dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) ini disiagakan untuk mengantisipasi adanya pengendara yang kelelahan akibat terjebak antrean panjang pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM).
Setidaknya ada delapan dokter dari Polres Tabanan yang siaga lengkap dengan perangkat medis dan sarana transportasi berupa dua unit ambulans.
Pasukan medis ini disiagakan penuh di Markas Polres Tabanan dan siap diluncurkan sewaktu-waktu ke lokasi SPBU jika terjadi kondisi darurat kesehatan pada warga yang mengantre.
“Apabila diperlukan sewaktu-waktu, kami luncurkan (Tim Dokkes) bersama perangkat medisnya. Kami ada dua unit ambulans yang disiagakan di Polres,” ujar Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati, pada Selasa (13/10).
Dalam operasionalnya, penanganan medis di lapangan juga akan disokong oleh jajaran kepolisian sektor (polsek) di tiap kecamatan serta menjalin kerja sama dengan pihak rumah sakit dan puskesmas setempat.
Di samping menyiagakan tim medis, personel kepolisian yang bertugas di lapangan turut membagikan air mineral gratis kepada para pengendara yang mengular dalam antrean BBM.
Pembagian air minum gratis tersebut diharapkan dapat meringankan dahaga dan keletihan warga Tabanan yang lelah menunggu giliran pengisian BBM di bawah terik matahari. “Minimal bisa meringankan beban masyarakat saat antre,” tambahnya.
Di luar pelayanan medis dan kemanusiaan, penumpukan kendaraan pengendara yang berburu BBM masih mewarnai sejumlah SPBU di seputaran Kota Tabanan hingga kecamatan sekitar seperti Kediri.
Pemandangan antrean panjang yang sangat mencolok salah satunya terlihat di SPBU Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Kediri.
Terlebih di ruas itu merupakan persimpangan menuju Kantor DPRD Tabanan dan persimpangan menuju Perumahan Bukit Sanggulan Indah.
Sejumlah personel Polres Tabanan terus disiagakan di simpul-simpul kemacetan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas yang berlanjut dari Senin (12/10) hingga Selasa (13/10).
Bayu membeberkan, jajaran kepolisian berfokus penuh pada pengamanan arus serta pelayanan warga di lapangan, sementara masalah ketersediaan pasokan bensin merupakan ranah atau kewenangan Pertamina.
“Masih sama seperti yang kemarin (pengaturan lalu lintas). Sementara itu yang bisa kami upayakan. Selebihnya soal pasokan BBM, itu merupakan kewenangan Pertamina,” pungkas Bayu Pati. (c/kb)

















