GIANYAR, Kilasbali.com – SR (31), seorang pria asal Jember, yang tinggal di kelurahan Sampangan Gianyar, akhirnya diamankan Tim Opsnal Polsek Blahbatuh.
Pelaku pencurian ini pun dipastikan gagal pulang mudik saat lebaran. Akibat aksi nekatnya membobol sebuah gudang yang ditinggal karyawan dna berhasil menggondol sejumlah HP dan uang tunai di Jalan Kurusetra, Keramas, Blahbatuh.
Seizin Kapolres Gianyar AKBP Umar, Kapolsek Blahbatuh Kompol Anak Agung Gede Arka, Senin (24/3) menyatakan bahwa pelaku diamankan setelah penyelidikan intensif terhadap laporan yang diterima.
Kasus bermula pada Kamis, 20 Maret 2025, ketika korban, Anggah Hermansyah, yang bekerja sebagai karyawan swasta, bersama buruhnya meninggalkan gudang untuk menaikkan jagung.
Namun, tas miliknya yang tertinggal di dalam kamar gudang yang terkunci. Namun hingga balik ke gudang, didapat kunci gudang rusak dan tas milik korban raib.
Dalam tas tersebut terdapat barang-barang berharga seperti dompet, KTP, SIM C, ATM, 3 unit ponsel, dan uang tunai senilai Rp 3.500.000,-, dengan total kerugian mencapai Rp 15.000.000,-.
Atas laporan itu, Tim Reskrim Polsek Blahbatuh dipimpin Kanit Reskrim Iptu I Kadek Kertayoga dan Team Opsnal melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan keterangan saksi, polisi mengidentifikasi pelaku yang tinggal di lingkungan Samplangan, Gianyar. Setelah melakukan penggeledahan di tempat tinggal pelaku, petugas menemukan barang bukti yang mengarah pada keterlibatan tersangka SR, seorang wiraswasta berusia 31 tahun asal Jember, Jawa Timur.
Pelaku mengakui perbuatannya setelah diperiksa. SR menjelaskan bahwa pada hari kejadian, ia merusak gembok pintu gudang dengan parang, lalu mencuri tas yang berisi uang tunai dan tiga unit handphone.
Sebagian uang hasil pencurian digunakan untuk membayar hutang, membeli makanan, dan membeli minyak jelantah. Sementara itu, ketiga handphone sudah diflash dan direncanakan untuk dijual dan uangnya akan dipakai bekal pulang mudik.
Tidak hanya hasil curian, Polisi juga mengamankan barang bukti seperti sepeda motor, helm, dan barang-barang lainnya yang digunakan dalam aksi kejahatan tersebut.
Kapolsek Blahbatuh menambahkan saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Blahbatuh untuk proses penyidikan lebih lanjut. “Tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tandasnya. (ina/kb)