Tak Pakai Masker, Tim Yustisi Denpasar Jaring 5 Orang Pelanggar

DENPASAR, Kilasbali.com – Kota Denpasar masih memberlakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3. Untuk itu, Tim Yustisi Kota Denpasar melaksanakan pemantauan protokol kesehatan (prokes) yang kali ini dipusatkan di Jalan Imam Bonjol, Desa Pemecutan Klod Denpasar, pada Jumat (8/10/2021).
Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Anom Sayoga mengatakan pada pemantauan prokes ini pihaknya menyasar para pengendara dan masyarakat sekitar yang tidak menggunakan masker saat keluar rumah.
“Kami menjaring 5 orang pelanggar dengan rincian 2 orang menggunakan masker tidak benar, dan 3 orang lainnya didapati tidak menggunakan masker. Sehingga untuk memberi efek jera, 2 orang diberikan pembinaan karena menggunakan masker dengan tidak benar, dan 3 orang dikenakan denda Rp 100 ribu karena tidak menggunakan masker saat bepergian keluar rumah,” sebutnya.
Dewa Sayoga berharap masyarakat semakin disiplin dalam menggunakan sarana prokes seperti memakai masker sehingga tidak ada lagi kasus penyebaran Covid-19.
“Walaupun kasus Covid-19 sudah melandai di Kota Denpasar, penerapan prokes tidak boleh kendor, tetapi harus tetap disiplin dan tetap taat dengan aturan prokes,” tegas Sayoga.
Sedangkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.
“Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door,” ungkapnya.
Ia menambahkan Pemkot Denpasar juga terus memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun, ibu hamil dan disabilitas.
“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga. Kami juga mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,”pungkasnya.(sgt/kb)

















