Kasus Covid -19 Meledak Lagi, Alun-alun Gianyar Disterilkan

GIANYAR, Kilasbali.com – Alun-alun Kota Gianyar yang menjadi tempat olahraga dan berkreasi keluarga terfavorit kini ditutup kembali. Menyusul lonjakan angka kasus paparan Covid-19 yang terus menanjak.
Memastikan steril dari aktivitas masyarakat, mulai Senin (7/2) dinihari, petugas Polsek Kota Gianyar diturunkan.
Meski sedikit kecewa, masyarakat yang akan maupun sedang berolahraga pun dengan tertib mengikuti imbauan petugas dan angkat kaki dari alun-alun.
Sekitar pukul 05.30 Wita, belasan petugas Polsek Kota Gianyar sudah menggelar apel di Alun-alun Gianyar.
Sementara sejumlah masyarakat sudah berolahraga di areal alun-alun, dan tidak menyana jika kehadiran polisi ini untuk mengosongkan alun-alun.
Usai apel, dengan pendekatan humanis, satu per satu warga didekati. Satu dua orang warga meminta waktu hingga satu dua putaran alun-alun lagi, namun petugas tidak mengizinkan untuk menghindari kedatangan warga lainnya.
Setelah diberikan penjelasan, termasuk gambaran paparan Covid-19 yang kembali melonjak, warga yang sebagian besar sudah uzur itupun mengerti dan meninggalkan alun-alun.
Sementara itu, personel polisi lainnya berjaga di depan dan samping alun-alun untuk mencegah warga yaang baru datang.
Kapolsek Kota Gianyar, Kompol I Gede Putu Putra Astawa, membenarkan pihaknya melaksankan imbauan pembatasan kerumunan di Alun-alun Gianyar.
Senin dinihari pihaknya personil piket fungsi Polsek Kota untuk turun ke alun-alun untuk mensterilisasi dan memberikan himbauan kepada masyarakat yang melaksanakan olahraga.
“Untuk sementara kami imbau agar tidak melakukan aktivitasnya di Alun-alun Gianyar. Mengingat telah terjadi peningkatan jumlah terpapar Covid-19 varian baru Omicron di Kabupaten Gianyar. Syukurnya, masyarakat menerima dengan keikhlasan imbauan kami,” ungkapnya.
Untuk lebih lanjut pihaknya akan, sembari menunggu petunjuk atau surat perintah dari instansi terkait, pihaknya berkoordinasi dengan Satpol PP untuk memantau alun-alun dan sejumlah pusat keramaian lainnya.
Apabila ada warga yang datang ke alun-Alun Gianyar untuk olahraga dan sejenisnya akan diminta untuk pulang.
“Nantinya, anggota yang ditugaskan di Alun-alun Gianyar bakal melaksanakan imbauan warga agar pulang sembari menunggu keputusan,” tegasnya.
Pemantauan juga akan dilaksanakan ke tempat kerumunan lainnya. Termasuk ke tempat hiburan malam seperti biliyard dan cafe.
“Mengantisipasi lonjakan paparan Covid-19 selama PPKM Darurat, kami mengantisipasi semua tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” pungkasnya. (ina/kb)

















